Minggu, 31 Juli 2011

Konsistensi Bisnis

Pelatih baru Timnas Indonesia menilai konsistensi permainan pemain masih buruk sehingga hasil pertandingan tidak optimal. Konsistensi bisnis juga sering dirasakan menurun, sehingga secara perlahan customer lama menjadi berkurang. Konsistensi bisnis terdiri dari kualitas pelayanan, item produk yang dijual, kualitas produk, segmentasi, karakter/konsep bisnis yang ditetapkan dan kualitas sdm. Toko yang baru buka dengan yang sudah lama, terasa konsistensi pelayanan yang menurun. Toko yang sedang ramai dan pada waktu semi juga berbeda. Konsistensi membentuk citra brand bisnis Anda. Semakin konsistensi semakin banyak melahirkan loyalis.

Pastikan bisnis Anda tetap konsisten.


Belajar dari CROCS

CROCS memberi pelajaran revolusi produk. Sepatu dan sandal direvolusi melalui bahan baku yang belum dipakai sebelumnya, dan style sepatu yang belum ada sebelumnya. Serta teknologi yang mendukung sehingga sepatu dan sandal yang dicipta memiliki kenyamanan dalam penggunaannya. Sesungguhnya entrepreneur adalah seorang revolusioner. Menciptakan perubahan produk pada jamannya.

Bagaimana dengan produk Anda?


Put Others First

Menjadi pemimpin bukanlah untuk menjadi yang utama, yang dominan dan yang berkuasa. Pemimpin harus mampu menomorduakan diri, dan menomorsatukan orang lain. Berpikir tentang orang lain dulu baru memikirkan diri sendiri. Jika demikian, perlakukanlah orang lain sebagai assets, bukan pelengkap atau penolong. Jika sudah tidak dibutuhkan diabaikan atau jika dibutuhkan dimanfaatkan. Kunci kepemimpinan yang berhasil sangat ditentukan dari cara kita memandang dan memperlakukan orang lain.

Berprinsiplah put others first.


Great Decision

Jika keputusan yang Anda ambil salah, maka hasil yang dicapai buruk karena tindakan dari keputusan yang Anda ambil tidak tepat. Memutuskan adalah memilih berbagai sikap yang akan kita ambil dari situasi yang kita alami. Pilihan ini mempengaruhi hingga 90% hasil yang akan kita tuai. Keputusan yang baik lahir dari sikap yang mau mendengarkan dan tidak terburu-buru. Secara pro aktif mendengarkan pendapat Tuhan dan sesama. Cari tahu ide atau pandangan yang berbeda denga Anda. Lalu biasakanlah menginkubasi atau memendingnya beberapa saat sebelum Anda memutuskannya. Inkubasi sebagai penetral segala hal negatif dari diri kita sendiri dalam mengambil keputusan.

Buatlah great desicion.


Sabtu, 30 Juli 2011

Meningkatkan Market Share

Tujuan utama berbisnis bukanlah mencari untung, tapi pangsa pasar atau market share. Seberapa besar pasar yang Anda raih dari jenis produk dan segmen yang Anda tuju. Market share adalah fundamental bisnis Anda. Market share diraih dari seberapa besar volume penjualan yang Anda capai. Semakin besar volume, maka ongkos produksi atau harga beli Anda akan semakin murah, otomatis harga jual Anda akan sangat bisa kompetitif. Bagaimana cara memperbesar volume? Patoklah gross margin yang tidak besar, buatlah produk Anda mengkunci brand lain untuk masuk, bisa juga dengan memberikan tempo kredit yang panjang kepada konsumen Anda.
Matahari Department Store adalah salah satu contoh perusahaan yang terus memperbesar market share, dengan channel toko yang menyebar dan bertambah, juga strategi diskon yang terus menerus, sehingga harga menjadi sangat kompetitif.

Bagaimana market share bisnis Anda? Tingkatkanlah.


Target Customer yang Jelas

Fokus merupakan alat keberhasilan dalam hidup dan berbisnis. Awal mula pendirian supermarket Hero adalah keinginan founder pada waktu itu untuk memenuhi kebutuhan para ekspartiat yang sering berbelanja ke Singapura. Hero sudah melewati kesuksesan demi kesuksesan hingga 40 tahun yang bermula dari kekuatan fokus customer yang akan digarap. Mulailah dengan segmen customer yang akan Anda layani, lalu ciptakanlah produk, cara jual, dan pelayanan yang sesuai. Jangan terbalik, ciptakan produk, cara jual dan pelayanan baru menentukan customer, apalagi ke all customer (general).

Sudah jelaskah jenis customer Anda?


Kamis, 28 Juli 2011

Mengembangkan Bisnis 2

Coverage yang terbatas menghambat perkembangan bisnis Anda. Cobalah memperluas coverage bisnis Anda dengan multi channel. Anda bisa membangun channel sendiri dan atau bekerjasama dengan channel orang lain. Channel modern market bisa menjadi pilihan untuk memperluas penyebaran product Anda. Anda bisa gunakan channel ini sebagai sales point bagi product Anda. Anda bisa menggunakan kantor pos dan pegadaian misalnya untuk memperluas coverage product Anda.

Lakukan terobosan baru bagi perluasan product Anda.


Mengembangkan Bisnis 1

Bisnis berhenti berkembang karena jangkauan atau coverage pasar sudah maksimal, item product sudah terjual optimal, product mengalami titik jenuh, ada perkembang trend, model, teknologi baru.
Oleh sebab itu, berbisnis harus terus berubah mengikuti jaman. Ada bisa mengembangkan bisnis dengan menambah range product. Carilah merk lain atau product yang tidak sejenis tapi sejalan. Gramedia tidak saja menjual buku dan alat tulis, mereka sudah menjual handphone, komputer, VCD, jam, gelas, lunch box, dll. Hypermarket tidak saja menjual bahan pokok, tetapi juga menjual baju, roti, elektronik, dsb. KFC tidak saja menjual ayam goreng, tapi juga menjual spageti, bento dan CD.
Jika bisnis Anda mau berkembang, teruslah menambah range secara bertahap, yang sejenis atau tidak tapi sejalan.

Carilah range baru bagi bisnis Anda.


Peluang di dalam Krisis

Krisis ekonomi global yang menyerang Eropa, AS, dan negara maju lainya membuat keuangan pemerintahan terlilit hutang dan persoalan lain yang menumpuk. Tidak demikian dengan China, takkala negara lain mengalami kerugian, China mengeruk untung dari investasi di negara-negara berkembang. Sepak terjang China patut diacungkan jempol. Mereka terus mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi, walau pasar ekspor negara maju menurun. Mereka bisa mencari pasar yang baru, yakni negara berkembang. Dan mereka bisa mencari investasi alternatif, yaitu assets di negara berkembang pula.
Sebetulnya selalu ada jalan, peluang takkala krisis menghadang. Bisnis Anda bergantung dari cara Anda melihat. Sejauh mana Anda melihat, sejauh itu pula Anda mendapatkan. Jika Anda melihat bisnis akan merosot, itu yang akan terjadi. Jika Anda melihat bisnis akan berkembang, maka Anda akan melihat peluang dan cara lain.

Lihatlah peluang walau keadaan sulit sekalipun.


Rabu, 27 Juli 2011

Pemimpin yang Tulus

Bisakah memimpin dengan tulus? Pasti bisa
Banyak tidak pemimpin yang tidak tulus? Banyak
Mengapa banyak pemimpin tidak tulus? Karena jalan pintas untuk popular dan mempertahankan jabatan.
Presiden Filipina Benigno Aquino III dinilai sekadar menarik simpati warganya ketika melontarkan tidak segan-segan mengerahkan kekuatan bersenjata untuk mempertahankan kedaulatan negaranya.
Ketidaktulusan melalui pencitraan diri bukan saja menyangkali esensi kepemimpinan tetapi juga tidak akan bertahan lama. Jalan pintas yang berakhir cepat. Jika Anda seorang pemimpin, perbuatlah sesuatu yang tulus dan membawa kesejahteraan pengikut Anda. Itu harus menjadi motif dan perjuangan kepemimpinan Anda.

Jadilah pemimpin yang tulus.


Customer First

Seluruh aktifitas bisnis wajib tertuju pada pemenuhan melampaui kebutuhan dan keinginan customer. Begitulah komitmen Garuda Indonesia saat tertekan oleh tuntutan asosiasi pilotnya yang meminta hak yang sama dengan pilot asing.
Bentuklah sistem yang tidak mengabaikannya customer, team yang responsif, bisa mengambil keputusan mendesak demi kepuasan konsumen. Jika Anda ingin memberikan pelayanan yang wow, Anda perlu paham keinginan, bukan hanya kebutuhan customer. Wujudkanlah keinginan dan harapan customer saat bertransaksi dengan Anda.

Sudahkah Anda mewujudkan customer first?


Selasa, 26 Juli 2011

Team yang Baik

Akhirnya yang membuat perbedaan perusahaan satu dengan lainnya adalah SDM nya. SDM lah yang mengeksekusi strategi, rencana dan operasional perusahaan. SDM menjadi nilai jual selain produk yang dijual. Persoalan SDM adalah penempatan atau penyusunan yang tidak tepat sesuai kemampuan, dan team yang tidak saling mengisi. Anda harus bisa membaca karakter dan kemampuan anggota team. Kelemahan satu harus diimbangi dengan kekuatan dari anggota yang lain. Sehingga mereka menjadi satu team yang melengkapi. Dan akhirnya pemimpin team berperan menfungsikan team tersebut, pemimpinlah yang menggerakkan, mengevaluasi dan mengarahkan.

Susunlah team kerja yang baik.


Minggu, 24 Juli 2011

Adaptasi dengan Perilaku Konsumen

Auto 2000 mengeluarkan fasilitas baru, software yang berkaitan dengannya yang bisa diinstall di ipad, iphone, blackberry. Fasilitas ini dikeluarkan untuk mendekatkan diri dengan konsumen. Perilaku konsumen berubah dengan dinamis. Anda perlu menyesuaikan cara jual, promosi, dan produk Anda sesuai dengan perilaku terkini. Dengan boomingnya smart phone, Kompas menambah cara berlangganan yang bisa melalui ipad dan sejenis. Teknologi banyak merubah perilaku konsumen, kita tidak saja perlu menyesuaikan teknologi terkini, tapi juga menyesuaikan dengan dampaknya.

Adaptasikan bisnis Anda dengan gaya hidup konsumen terkini.


Sabtu, 23 Juli 2011

Marketing Opinion

Kini, orang membeli lebih diarahkan bukan visual (apa yang dilihat), rasa, tetapi pengalaman (orang lain atau diri sendiri). Pengalaman membentuk image atau opini di bawah sadar, sehingga saat memilih dan menentukan produk mana yang dibeli, diproses dulu di otak bawah sadar. Jika demikian, bisnis Anda tidak cukup hanya menjual karena barang bagus dan harga bersaing. Anda perlu membangun opini, citra, image produk dan company Anda. Anda perlu menentukan opini apa yang Anda harapkan dari orang lain atas produk dan perusahaan Anda. Bangunlah opini yang spesifik, unik dan sesuai dengan isu terkini. Seperti Aqua, sebagai minuman sehat, diproses dengan ketat sehingga higienis dan menyehatkan.

Jalankanlah marketing opini produk dan usaha Anda.